TWK Tes Wawasan Keimanan

Karena banyak kontroversi pada versi sebelumnya, maka dengar-dengar muncul TWK versi baru. TWK ini juga nyrempet-nyerempet agama nih. Kira-kira kamu bisa jawab agak kalau dikasih pertayaan kayak gini? Pilihlah jawaban yang paling tepat berdasarkan pengetahuan kamu mengenai sejarah tokoh agama-agama di dunia. 1. Seorang warga mendatangi rumah Nabi Muhammad saw melaporkan bahwa ada hak-hak yang tidak dipenuhi oleh penguasa Qurais Mekkah. Apakah yang dilakukan? a. Melakukan rapat minggu depan dengan para sahabat untuk merespon warga b. [Read More]

ILFIL

Malam ini seperti biasa saya berselancar di Linkein, mencari lowongan-lowongan pekerjaan. Terutama untuk posisi Product Manager atau yang berkaitan dengan Product. Posisi ini saya pilih karena menjadi persimpangan jalan antara teknologi, bisnis, customer dan patner. Tantangannya komplit, membutuhkan orang yang mampu berpikir generalist dan deduktif namun juga dapat loncat menuju hal hal detail seperti UX/UI ketika dibutuhkan, tidak sering-sering tentunya karena berkutat pada hal hal yang tidak terlalu baik bagi kesehatan mental kita :D [Read More]

Perubahan Sosial adalah Mitigasi Bencana

Minggu lalu saya berdialog dengan teman-teman pemuda Ahmadiyah Garut. Bulan lalu salah satu masjid milik komunitas Ahmadiyah di Nyalindung, Garut ditutup paksa oleh Bupati Rudy Gunawan. Pertemuan kali ini bertujuan untuk melihat apa yang dilakukan oleh teman-teman muda untuk membuat perubahan dan dampak. Sebagai awal saya meminta para peserta untuk memperkenalkan diri dan memberi respon atau kesan dari peristiwa penutupan masjid. Saya juga meminta mereka tidak sekedar setuju atau mengulang pendapat peserta lain, namun masing-masing harus mampu memberikan sesuatu yang baru. [Read More]

Kelas Online Anti Ghosting

Desember lalu kesibukan saya beronline ria makin menjadi-jadi. Bukan urusan pekerjaan. Namun urusan-urusan malam hari. Kerja-kerja komunitas. Sejak pandemi mulai menjadi realita baru, pertemuan offline banyak dialihkan ke online. Namun ada beberapa urusan yang susah dilakukan secara offline. Obrolan atau lobby warung kopi masih jadi menu penting dalam menjaga relasi. Apalagi dalam kasus membangun kesadaran akan ide-ide baru. Tidak mudah meyakinkan orang akan ide-ide baru dalam ruang online. Dalam hal ini saya terkesima dengan kemampuan para kelompok teroris dalam merekrut orang-orang menjadi kombatan bahkan pergi dan hijrah ke luar negeri. [Read More]

Moeldoko

10 tahun lalu paska peristiwa Ahmadiyah Cikeusik, situasi di komunitas-komunitas Ahmadiyah Jabar menghangat. Aparat negara woro-wiri ke rumah-rumah warga Ahmadiyah. Mendata. Menanya siapa pengurus dan daftar anggota. Ini soal sensitif bagi kelompok yang rentan macam Ahmadiyah. Daftar anggota bisa digunakan sebagai tindakan represif berikutnya. Namun yang lebih mengkhawatirkan adalah bau keterlibatan TNI dalam giat ini. Laporan-laporan dari berbagai titik memperlihatkan ini gerakan yang sistematis dan masif. Pasti bukan level Bupati atau Walikota. [Read More]

Persidangan Ekstradisi Julian Assange

Saya percaya persidangan Julian Asangge adalah salah satu momen paling penting dalam sejarah modern. Ini akan mendefiniskan ulang relasi jurnalisme dengan negara (adidaya). Hakim Vanessa Baraitser pada tanggal 4 Januari mendatang diperkirakan akan memutuskan untuk mengijinkan ekstardisi Assange dari tanah UK ke AS, tanah yang dulu adalah salah satu koloni kerajaan. Serangan, ancaman dan persekusi pada wartawan dan penggiat jurnalisme bukan hal baru. Berbagai pemerintah termasuk Indonesia memiliki catatan hitam represi terhadap jurnalis. [Read More]

Aksi Masa, Disinformasi dan Polarisasi

Indonesia di tengah krisis politik. Dipermukaan peristiwa yang terjadi adalah Prabowo-Sandi, salah satu konstestan Presiden kalah dan tidak menerima hasil keputusan pemilu. Pengabaian polling di akhir kampanye, menolak Exit Poll dan Live Count KPU hingga deklarasi prematur sebagai Presiden. Semua langkah-langkah yang diambil Prabowo tidak sulit untuk menebak bahwa pengumuman KPU akan diwarnai aksi massa dan kekerasan. Sebuah plot yang lebih sederhana dibandingkan Game of Thrones. Saya tidak terlalu percaya atau tepatnya puas dengan liputan media mengenai politik Indonesia. [Read More]

Pengkhidmatan Konstitusional

Pemuda Jamaah Muslim Ahmadiyah mendapat julukan khaddim, yang berarti pelayan. Nilai kesalehan tertinggi secara zahir terletak pada keseriusan dan dedikasi dia dalam melayani tujuan-tujuan mulia yang ia emban. Namun apakah tujuan-tujuan dari pelayanan tersebut? Sejak memasuki usia 15 tahun seorang khaddim akan merapal janji khuddam di setiap acara dan rapat pemuda Ahmadiyah. Janji khuddam adalah mantra dan nilai yang akan menjaga aktivitasnya. Ia berbunyi: … mengorbankan jiwa raga, harta, waktu dan kehormatanku untuk kepentingan agama, nusa dan bangsa. [Read More]

Sidang (eks) Gafatar

Ini adalah persidangan terhadap 3 pemimpin Millah Abraham, atau sering disebut sebagai GAFATAR. Sidang dilakukan di PN Jakarta Timur, yang terletak di ujung timur Jakarta, berbatas dengan Bekasi.

Sidang ini ada bagian dari persidangan-persidangan represi terhadap kelompok-kelompok agama minoritas di Indonesia, sebuah praktek yang berdasarkan pasal “Penodaan Agama”, dicetuskan oleh Soekarno tahun 65, digunakan beberapa kali oleh Soeharto dan mendapatkan momentum paska Reformasi 1998.

Meliput 4 November

Demonstrasi 4 November 2016 adalah sebuah fenomena, inilah saat demonstrasi paska 1998 yang mampu mengimbangi demo buruh jadebotabek. Untuk itu menarik melihat bagaimana media memberitakan “411” dan beberapa opini penting terkait. Tulisan terbaik saya rasa pada Tirto.ID yang membuat reportase mendalam tanpa terburu-buru. Dalam industri media saat ini di Indonesia (baca: Jakarta) terlambat adalah sebuah privillage. Salah satu tulisan Tirto berusaha menelusuri siapa kah kelompok yang memulai kekerasan, dan dalam penelusurannya kelompok ini sudah mulai bersikap agitasi sejak sore hari, bukan hanya di malam hari. [Read More]