in Jurnalisme

WIR : Robot on Human, Statistic of Internet

Saya akan update What I Read untuk merangkum hal-hal menarik yang saya baca. Ini mencakup subyek dari teknolgi, internet, politik, video dan absuriditas.

tangan robot

Mesin makin canggih, pintar dan menyerupai manusia. Kini MIT menjajal tangan ke empat yang bisa melakukan tugas dan fungsi ketika tangan kita terlalu sibuk atau malas. Tangan ini bekerja berdasarkan Kecerdasan Buatan.

Sebelumnya pendiri Segway juga menjajal tangan palsu yang digerakkan oleh pikiran. Bahkan tangan ala Segway ini sudah bisa dicoba untuk tangan imitasi pagi penyandang cacat loh.

Teknologi kecerdasan buatan seperti mobil tanpa pengemudi, asistan pribadi di handphone (Siri, Google Voide, Cortana) dan campuran robot + manusia (tangan pengganti, baju robot) ditambah super komputer (IBM Watson, Amazon AWS, NSA sure) mendekati apa? TERMINATOR!

Googler : Lelaki dan Putih

Google jadi salah perusahaan ternama karena kemudahan, kecepatan dan relatif tidak bermasalah. Dengan prinsip “Dont be Evil” Google berusaha untuk tidak menganggu dan menawarkan prinsip demokrasi dan kesetaraan. Ah tapi itu kan teori dia, ngomong-ngomong soal siapa yang bekerja di Google ternyata masih didominasi pameo lama : Lelaki, Putih dan Protestan (ini untuk streotipe lain).

Screen Shot 2014-06-05 at 1.37.02 PM

Lelaki sumbang 70% pekerja dan etnis putih Kaukasia + Asia sumbang 91%. Latin, Rusia, Melanisia, Negro, Aborigin bahkan Indian Amerika mungkin juga masuk Papua, Timor, Ambon cuma 6%, plus 2% mengaku campuran.

Screen Shot 2014-06-05 at 1.37.10 PM

Menariknya ketika bicara karyawan non teknologi (tukang hitung uang, tukang pecat orang, tukang jualan, tukang bikin keributan) ketimpangan jender membaik jadi lelaki 52% dan perempuan 48%. Soal etnis masih dominan putih kaukasia 65% dan asia 23%. Jadi overal dalam disparitas orang teknis dan non teknis gender lebih berpengaruh ketimbang ras.

Akan lebih menarik lagi jika google merilis data tambahan : agama dan orientasi seksual. Wah bakal surga dan neraka nih bahasan para komentator 😉

sumber : http://www.google.com/diversity/at-google.html

Apa suara anda?

Comment